EKONOMI KAWASAN DAN LINGKUNGAN (EKL)

EKONOMI KAWASAN DAN LINGKUNGAN (EKL)

Bidang kajian Ekonomi Kawasan dan Lingkungan menitikberatkan pada upaya memperbaiki inefisiensi ekonomi akibat kegagalan pasar, seperti eksternalitas, mobilitas barang dan jasa yang tidak sempurna, serta penyediaan barang publik. Kesenjangan antar daerah, antar kelompok, pendapatan, dan antar generasi (waktu) menjadi kunci bahasan. Mahasiswa yang memilih bidang kajian EKL diwajibkan menempuh: Ekonomi Perumahan dan Pemukiman (4 sks), Ekonomi Sumber Daya Alam dan Lingkungan (6 sks), Ekonomi Regional dan Perkotaan (4 sks), Ekonomi Publik (4 sks), Seminar EKL (4 sks), dan Skripsi EKL (6 sks).  Penjelasan mengenai setiap mata kuliah wajib tersebut adalah sebagai berikut:

  • Ekonomi Perumahan dan Permukiman

Mata kuliah ini membahas rumah sebagai tempat tinggal, baik yang merupakan barang privat maupun barang publik, serta hubungan antara permukiman dan pembangunan ekonomi kawasan. Kajian dilakukan dari sudut pandang ekonomi mikro dan ekonomi makro, dengan topik antara lain: permintaan dan penawaran rumah, permukiman dan pembangunan ekonomi (termasuk eksternalitas dari adanya permukiman), serta kebijakan pemerintah dalam penyediaan perumahan, terutama bagi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah.

  • Ekonomi Sumber Daya Alam dan Lingkungan

Matakuliah Ekonomi Sumber Daya Alam dan Lingkungan membahas sumber daya alam dan lingkungan yang berperan sebagai masukan (input) sekaligus sebagai faktor yang akan terpengaruh oleh kegiatan produksi dan konsumsi. Teori ekonomi mikro dan makro digunakan untuk memahami isu-isu alokasi sumber daya alam dan masalah kerusakan lingkungan; serta membahas kebijakan untuk mengatasi masalah sumber daya alam dan lingkungan.

  • Ekonomi Regional dan Perkotaan

Matakuliah Ekonomi Regional dan Perkotaan membahas tentang pengertian dasar ekonomi regional dan ekonomi perkotaan serta bentuk kebijakan yang harus dilakukan dalam menghadapi persoalan kewilayahan dan perkotaan. Dengan menggunakan kerangka pikir ekonomi mikro dan makro, dibahas bagaimana dampak kegiatan ekonomi pada pengembangan wilayah serta peran pemerintah dalam mengatasi persoalan pembangunan regional dan perkotaan. Materi pokok: (1) Teori-teori dan model pembangunan wilayah; (2) Kota, mega urban dan agropolitan di Indonesia; (3) Otonomi daerah di Indonesia dan; (4) Keberlanjutan pembangunan daerah.

  • Ekonomi Publik

Ekonomi Publik membahas tentang peranan pemerintah (sektor publik) dalam perekonomian, khususnya dalam menanggulangi kegagalan pasar. Pembahasan difokuskan pada penelaahan perilaku, baik individu, pemerintah, maupun perusahaan dalam kaitannya dengan kebijakan publik yang ditetapkan pemerintah, serta dampak kebijakan publik terhadap kesejahteraan (welfare) dan keadilan (equity). Topik-topik akan dibahas secara terintegrasi antara satu dengan yang lainnya, dan dikemas ke dalam bentuk studi kasus maupun pengerjaan proyek.

  • Seminar Ekonomi Kawasan dan Lingkungan

Seminar EKL membahas topik-topik ekonomi lingkungan dan kewilayahan dari sisi teori maupun empiri. Mahasiswa secara perorangan membuat kajian ilmiah dalam bidang kawasan dan lingkungan yang diminati. Hasil akhir berupa makalah disajikan dalam konferensi pada lingkup program studi.

  • Skripsi Ekonomi Kawasan dan Lingkungan

Skripsi EKL merupakan penelitian tentang masalah dan/atau kebijakan terkait pengembangan kawasan dan lingkungan yang dilakukan mahasiswa dibawah bimbingan satu atau lebih dosen pembimbing. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode yang tepat berdasarkan kajian atas minimal dua karya ilmiah terpublikasi secara internasional. Hasil penelitian dituliskan sebagai laporan penelitian yang disajikan dan dipertahankan dihadapan para penguji skripsi dalam sidang terbuka yang juga berfungsi sebagai sidang sarjana.